Minggu, 27 Oktober 2019

28 tahun


hari ini adalah dua hari sebelum usiaku genap menjadi 28th.
tak kusangka sudah setua ini rasanya berlalu lalang di dunia yg lumayan mengikis hatiku.
dan masih dg keadaan yg sama yaitu masih berstatus "free" meskipun aku berencana untuk menikah dg seorang yg ku kenal setahun terakhir ini.
memang tak mudah bagi sebagian orang untuk bersama, ku akui keadaanku sedang tidak pada posisi yg siap untuk menikah "mungkin"
disatu sisi dia mungkin blm siap secara materi, dan aku pun jujur seperti itu.
yang kedua keadaan keluargaku sedang hancur sehancur hancurnya..
ini semua membuat semakin frustasi.
tak lagi berharap smua akan terealisasi dlm waktu dekat ini.
aku terlalu lelah dg smua hingar bingar dan omong kosong dunia yg tak ada habisnya ini, yg bahkan tak cukup jika hanya menangis darah, mungkin butuh lebih
tiap kali ingin menyerah,tiap kali juga berusaha menguatkan diri sendiri.
hanya percaya saja pada Tuhan sang pengabul segala pernintaan.
kalau ditanya sedih ya, sudah lebih dari sebuah kata sedih sih.
entah kata apa yg bisa menggambarkan itu semua.
hanya saja kadang aku berpikir aku terlalu egois terlalu menuntut pada sang waktu.
yau namanya juga manusia biasa, kesabarannya tak bisa di bandingkan dg Sang Nabi.
Sang Nabi memang panutan, tp tak bisa kita melupakan bahwasanya kodrat kita adalah manusia biasa yg keimanannya jauh dibawah beliau.
yah teruntuk yg disana, jauh di muka bumi lainnya. semoga semua lebih mudah lagi, karena aku merasa melihatmu semua masa depan itu seakan kabur dan aku cukup menutup mata dg keadaan saat ini. cukup saja dahulu, aku lelah...

Minggu, 30 Desember 2018

memories of alive

kenangan itu akan trs hidup meski seribu tahun,bahkan jika jasadmu pun sdh tak berbentuk, ia akan tinggal di ingatan. ada yg blg padaku, just erase that memories. aku bilang padanya itu percuma, kalau kita membahas waktu, waktu tidak akan menghapusnya. waktu hanya menyimpannya di tempat terbawah di dalam alam sadar kita. bagiku kenangan itu menakutkan. apapun bentuknya.

Minggu, 16 Desember 2018

27 tahun

di umur ku yang ke dua puluh tujuh
aku bahkan kehilangan segalanya
segala yang ada di dunia ini
tapi satu...
Tuhan masih bersamaku.
aku muak ketika setiap rentetan kebencian itu menyeruak, menyelinap bersamaan bau kemenyan di balik tembok rumahku.
aku muak dengan tingkah para manusia yang tiada habisnya mengejar keserakahan duniawi.
beribu kali aku berfikir
apakah yang mereka kejar? apa yang membuat mereka puas?
tidakkah merengut suatu kebahagian hidup orang lain itu dosa?
aku tak mengerti jalan pikiran yang satu ini.
manusia menjijikan yang aku sebut seorang yang pendiam namun merengut semua apa yang kumiliki didunia ini.
engkau bahkan tak akan pernah tau bisik yang aku serukan tiap malamku pada Tuhan untukmu.
terimakasih sudah mengubah segalanya. meluruskan jalan yang mulai bengkok.
dan menyadarkan tiada Tuhan selain Allah.
masih...
masihh hal itu yang aku pegang teguh saat ini.
terimakasih juga telah merapatkan yang mulai renggang.
semoga Tuhan mengampuni dosamu.

Sabtu, 15 September 2018

kesempurnaan


mau satu atau dua
aku tak mengerti
aku tak paham sebagaimana orang menginginkan yang mereka mau
aku kurang paham "lagi" segelintir dari mereka yang menuntut sebuah kesempurnaan.
tidak kah mereka sadar bahwa semua manusia itu tidak ada yang sempurna.
barangkali kesempurnaan yang mereka maksud adalah kesempurnaan yang mereka tanamkan sendiri dalan pikiran mereka.
barangkali mereka sendiri yang mengkhayalkan sebuah kesempurnaan yang aku kira itu hanyalah imajinasi
mereka berbicara seakan mereka tahu bagaimana dan seperti apa.
mereka bahkan tak tahu bagaimana caranya.
lalu haruskah aku mulai menanggapi mereka yang mempunyai khayalan mengerikan seperti itu?

Selasa, 11 September 2018

every pieces is you

kutemukan lagi kamu seorang laki laki
diantara riuh sepi kehampaan ku
kutemukan lagi seseorang yang ku yakini hanya dia satu satunya
kutemukan dibalik muka bulan yang runtuh tenggelam dimalam itu
Tuhan inginku ini menjadi yang sekian terakhir saja
beberapa deret kata sudah ku bisikan diantara tiap doa
aku ingin dia
aku ingin bersamanya
dan aku ingin menua bersamanya
beberapa deret doa itu ku harap bisa sedikitnya terdengar sampai ke bawah bumi dan sampai ke langit..
aku tahu harapan itu menyakitkan
bahkan untuk kali ini saja aku ingin berharap untuk terakhir kalinya...
ketika khalayak ramai sibuk memperbincangkan hidup orang lain, aku bahkan tak peduli.
ketika otak ramai memikirkan sesuatu, aku bahkan tak peduli.
ketika hati sedang lelah menyembuhkan diri, aku tak peduli.
disetiap semua itu, setiap bagian itu..
aku ingin berharap pada Tuhanku
memintanya untuk diriku..
untuk yang terakhir..

Minggu, 15 April 2018

FOREIGN

FOREIGN
just say i need more experience in my own life
i need time at least for breathe
need "me time"
ah smell good i think...
last time i saw my friend be a foreign at germany and taipei..
i want.. be free like their own life..
i want more experince
i want taste a new life...
i want not just want but have to got it
i spend my time with angry, with disappointed of other guys, and broken heart about my crush and family.
dont you think its bored? oh shit thats so so bored..
i never be stop leaning anything i can.
but sometimes life is not meaningfull when im so disappointed, and now im down about this life.
down i mean so tired..
tired about thr tears i fall, tired about unspoken things, and tired abouy everything i made..
i just want be free..
free for not thinking other people..
i hate being to be selfish.
they said that life so simple and enyjoy it, but i cant be like their talked..
no so simple when we see, not enjoying like you did..


Senin, 02 April 2018

FVCK LIFE

ketika memikirkan hidup ini
ahh rasanya seperti terjepit didalam ruang kosong yang bahkan untuk bernafas pun susah
terlalu banyak asam yg dirasa
aku tau asam pun punya rasanya sendiri, punya sisi uniknya sendiri, tapi bolehkah aku rasa yang lain? ini bukan keserakahan yang ingin ku nikmati tapi sebuah rasa jenuh tatkala hidup ini mulai dirasa bagai sebuah bongkahan batu besar yang setiap kali ingin ku hancurkan sedikit demi sedikit namun tak bisa jua...
sakit bukan kepalang memikirkan
lalu mereka berbicara ..
para wanita di pinggiran jalan itu.
biarlah tak usa banyak anda pikir, just enjoying kata mereka..
oh sayangnya mulut boleh kata just enjoying tapu tubuh bahkan pikiran menolaknya serta merta...
oh hidup...
beginikah anda perlakukan ku?

 

This Template Was Found On Elfrida Chania's Blog. Copyrights 2011.